|
2009, AKPER Luwuk Jadi STIKES |
|
Written by akper
|
LUWUK – Akademi Keperawatan (Akper) Luwuk terus melakukan berbagai terobosan, khususnya mengupayakan pemenuhan kebutuhan lapangan kerja bagi alumninya. Saat ini Akper telah melaksanakan sejumlah program yang tujuannya untuk mendayagunakan lulusan, yaitu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak termasuk kerjasama dengan sekolah unggulan di antaranya Stikes Binawan Jakarta dalam bidang pemberian beasiswa bagi alumni terbaik setiap angkatan untuk melanjutkan pendidikan strata satu Keperawatan di Stikes Binawan yang berstandar internasional, Carwen Healthcare International Program RN Texas AS dan West Cost Nursing Program California. Data yang diperoleh Radar Sulteng dari pihak Akper Pemda Luwuk menyebutkan, hingga kini dua alumni Akper Luwuk mendapatkan beasiswa untuk mengikuti pendidikan strata satu di perguruan tinggi Keperawatan yang berstandar internasional di Stikes Binawan Jakarta dan kini telah bekerja di Arab Saudi.
Sebagai upaya peningkatan kualitas juga dilakukan rekrutmen calon mahasiswa berprestasi melalui rekrutmen calon mahasiswa di sejumlah sekolah melalui jalur bebas test, dan beasiswa bebas SPP semester 1 bagi siswa rangking satu sampai empat hasil ujian nasional. Program tersebut menjawab visi/misi Akper Luwuk, yaitu menjadi institusi yang unggul dalam menghasilkan tenaga keperawatan yang profesional, arif, dan cerdas serta memiliki daya saing nasional maupun internasional. Untuk mewujudkan visi tersebut dijabarkan ke dalam tiga misi yaitu meningkatkan kualitas lulusan melalui rekrutmen selektif dan jaminan mutu pelaksanaan proses pendidikan, mengembangkan status akreditasi dengan memenuhi standar pendidikan nasional dan Diknakes serta memperluas kesempatan kepada alumni mengembangkan karir melalui peningkatan keterampilan profesi serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
Dalam usia tujuh tahun sejak 2001 peralihan status dari SPK Pemda Kabupaten Banggai menjadi Akper Luwuk, kini dengan potensi yang dimiliki Akper menargetkan tahun 2009 mendatang akan menata diri menjadi Stikes. dari data yang ada, kini pengelolah Akper Luwuk yang bernaung di bawah Yayasan Banggai Sehat telah menyusun proposal rencana peralihan status tersebut. Dari sisi ketersediaan sarana prasarana menurut Direktur Akper Luwuk dr Anang Otoluwa MPPM, faktor sarana prasarana sudah memadai, kini pihaknya sedang melakukan pengembangan dari sisi jumlah dan kualitas SDM pengajar. “Kita sementara lakukan penambahan SDM saat ini ada enam orang tenaga dosen klasifikasi D4 Kebidanan yang akan kita rekrut,” kata Anang. Sementara dari sisi ketersediaan koleksi perpustakaan kini memiliki sekita 400-an judul buku dengan laboratoriun keperawatan.
Sebagai institusi pendidikan kesehatan, Akper Luwuk juga intens melakukan sejumlah penelitian seperti penelitian penempatan tenaga Akper Luwuk yang terserap di berbagai lapangan kerja, dari hasil penelitian itu diperoleh data bahwa total alumni hingga tahun 2007 sebanyak 233 orang, dari hasil penelitian sebanyak 207 atau sekitar 88,8 persen di antaranya telah memperoleh lapangan kerja, dan masih sekitar 2,7 persen alumni yang belum bekerja.(ich)Sumber: Radar SULTENG Online
|
|
Perubahan Terakhir Senin, 14 September 2009 03:19 |