Diet Jantung?

Penyakit Jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. di negara-negara yang sudah berkembang penyakit-penyakit jantung dan peredaran darah menjadi penyebab 50% dari semua kematian. Dinegara-negara itu penyakit-penyakit ini tidak lama lagi akan mengalahkan penyakit-penyakit infeksi sebagai penyebab utama dari kematian. Untuk mencegah terjadinya penyakit jantung pada tubuh kita ada berbagai macam cara, salah satunya diet. Diet memainkan bagian penting di dalam pengendalian penyakit kardiovaskuler, tetapi tidak semua diet itu sama baiknya. Diet jantung yang standar, yang disetujui oleh lembaga-lembaga jantung Amerika dan Inggris, dapat dikatakan sebagai diet sederhana yang biasa-biasa saja. Kolestrol dibatasi sampai 200 mg/hari, dan lemak dibatasi 20% dari seluruh kalori, sebagaimana yang dianjurkan untuk diet normal dengan kolestrol lebih dari 200 mg/hari, dan 40% kalori dari lemak.
Tidak diragukan lagi diet ini jauh lebih baik daripada rata-rata, tetapi tetap tidak cukup untuk benar-benar efektif. Diet Dean Ornish yang digunakan untuk percobaan gaya hidup jantung sama saja dengan Diet NAthan Pritikin yang digunakan institut penelitian umur panjang. ini terdiri dari yang terutama adalah makanan dari tumbuhan yang tidak dimasak; buah-buahan, sayur-sayuran, sereal gandum murni, dan kacang-kacangan, dan juga sejumlah sedikit produk-produk susu skim dan putih telur. Sesudah satu tahun mengikuti program tersebut, 84% dari pasien menunjukan perbaikan sehubungan dengan angiogram yang mereka derita. Tingkat kolesterol mereka menurun, HDL meningkat, dan LDL berkurang. Faktor-faktor tambahan dalam program ini adalah berlatih mengatur stres,menghindari merokok, alkohol dan kafein.
Diet dari Institut Weimar dan institusi-institusi himpunan yang lain lebih menganjurkan 100% makanan dari tumbuh-tumbuhan, oleh karena itu bebas kolestrol 100%. Rata-rata dari diet makanan yang tidak dimasak, kebanyakan mendapatkan kalorinya dari kabohidrat dan 10-15% masing-masing protein dan lemak. Seluruh program-program jantung yang berhasil memasukan dukungan sosial dan emosional yang kuat.

 

Tags: , , , , , , ,

 

Share this Post



 
 
 
 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *